Kamis, 16 Agustus 2012

Ketagihan Opak Ketan

Opak Anida (kiri) dan opak Mbak Eny (kanan). Beda "rupa" tapi sama bikin nagih :)


Mau snack yang sehat tapi enak? Opak ketan pilihannya… (intro kayak orang mo jualan aja :D). Snack unik nan sederhana ini dibelikan papa ketika ia pulang dari Cimahi menuju Depok. Merknya Anida, tertera di labelnya : menyediakan makanan ringan khas Karawang. Satunya lagi berasal dari Mbak Eny, dibelikan pas bus jurusan Lembang ke Kampung Rambutan sedang ngetem di Karawang. Kesimpulan, kayaknya opak ketan berasal dari Karawang, dech, hehehe (males riset.com). Opak ketan sukses buat saya ketagihan ngemil. Paling demen sama teksturnya yang renyah, kriuk-kriuk  pas digigit. Rasanya juga enak, gurih-gurih tidak terlalu asin dan bercita rasa ketan yang enak. Snack ini pun “kelihatan” sehat karena dibakar bukan digoreng (tidak berminyak).

Oh ya, saking ketagihannya, saya sampai harus ngemil opak ketan sambil mengetik demi penghayatan tulisan :)


Bahan Penyusun Opak Ketan dan Cara Pembuatannya (saya comot-comot dari beberapa sumber di Mbah Google)

1.    Bahan : Beras ketan, santan kelapa, sedikit garam. Terkadang ampas kelapa ditambahkan untuk menghasilkan efek garing yang lebih. Cara pembuatan : Nasi ( beras ketan yang sudah ditanak) dibuat jadi gindel atau bahan opak yang lembut. Gindel dibuat dengan cara menumbuk nasi dengan lumpang dan halu. Setelah itu, gindel ditekan-tekan pakai pipa kecil seukuran pipa kran air hingga tipis. Tahap berikutnya penjemuran. Opak kering hasil jemuran lalu digunting membentuk bulatan kecil rapi baru dibakar dengan arang 1.

2.    Bahan : Beras ketan, kelapa parut, garam. Cara pembuatan : Beras ketan yang telah ditanak ditumbuk, dicampur dengan kelapa parut dan garam. Setelah halus, dicetak menjadi bulatan-bulatan kecil dengan menggunakan tangan yang dibungkus plastik. Adonan tadi digeleng atau diemple-emple (*garuk-garuk kepala* ditekan-tekan kali ya, maksudnya) hingga permukaannya rata dan tipis kemudian dijemur hingga kering. Baru kemudian digoreng atau dibakar di atas bara api 2.

    3.        Bahan : Beras ketan putih (1 kg), telur (2 butir), kelapa parut minimum ¼ butir kelapa, kalau 3 kg beras ketan dibutuhkan 1 butir kelapa. Cara pembuatan : Cuci beras ketan lalu tanak hingga menjadi nasi ketan. Nasi ketan ditumbuk dan dicampur kelapa parut dan telur. Campuran bahan tersebut dibentuk pipih dengan ukuran sesuai dengan selera. Adonan yang sudah dibentuk dijemur hingga kering di bawah sinar matahari. Jika tidak ada sinar matahari, pengeringan bisa dilakukan dalam ruangan tertutup yang dihangatkan dengan baskom aluminium yang diisi bara dari arang dan abu gosok (hmmm…).Adonan yang sudah kering dibakar pada nampan kawat yang diletakkan di atas bara dan abu gosok. Pemanggangan dilakukan sampai adonan kuning kecokelatan3.

Sumber Tulisan :

1  Arikel “Opak Ketan Rawagede” (publikasi 10 Maret 2010) diunduh dari www.karawanginfo.com.
2  Artikel “Opak Ketan” (publikasi 29 Maret 2012) diunduh dari http://disparbud.jabarprov.go.id

3  Artikel “Bikin Rengginang dan Opak Sendiri “(publikasi 8 September 2011)  diunduh dari http://atikofianti.wordpress.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar