Selasa, 14 Agustus 2012

Kerupuk Keyel yang Unik


Penambah selera makan
Ini dia oleh-olehnya :D

Kali ini cerita snack oleh-oleh pulkam pengasuh mbah putri, eng…ing…eng…kerupuk keyel. Pertama kali mencicipi kerupuk ini, rasanya aneh agak-agak pahit, penampilannya nggak menarik banget. Keyel dibungkus kecil-kecil dengan kemasan sederhana dimana bagian plastik penutupnya hanya diplintir. Satu kemasan kecil berisi 3-4 kerupuk. Lama kelamaan kok jadi ketagihan menikmati kepahitan dibalik aroma wangi bawang gosong, rasa gurih, dan teksturnya yang agak keras alot :). Pokoknya walaupun saya lagi nggak nafsu makan atau makanannya kurang menggiurkan, ditemani kerupuk keyel, semua akan baik-baik saja hehehe.

 

Alkisah, keyel merupakan salah satu produk andalan Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Bahan utama berupa tepung tapioka yang dimatangkan dengan cara dibakar dan tidak digoreng menggunakan minyak1. Lapisan keyel “berlumuran” campuran bawang dan bumbu-bumbu yang telah ditumis sebelumnya (hehehe, dugaan sementara). Ketika dipegang agak sedikit berminyak. Sayangnya, informasi tentang kerupuk keyel belum banyak saya temukan di Mbah Google, jadi tulisannya irit kayak begini.

 

1Artikel “Kalimas” publikasi 20 Agustus 2008 diunduh dari http://cahxmas.blogspot.com

7 komentar:

  1. bagus banget artikelnya dan kebetulan saya juga warga kalimas-randudongkal-pemalang...
    heeeeeeeeeee
    klo bisa kunjungi blog-ku dong....
    ucupcuplay.blogspot.com
    mksh.......

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Wah kebetulan dari pemalang ya, mari dilestarikan kerupuk keyel yang enak itu ^0^/ Oke, nanti kita mampir ke blognya ^^

    BalasHapus
  3. sipp.. ijin ambil photo keyelnya ya mba, buat saya taruh di blog saya . he..
    http://www.kalimas.comuv.com

    thanks . .

    BalasHapus
  4. Krupuk keyel karo grombyang pas pora ?

    BalasHapus
  5. Di arani krupuk KEYEL jarene wonge pada ngeyel2 :D
    Salam santun N kenal :D

    BalasHapus
  6. @Syaiful Maulana Abbidin : Silakan Pak, tapi jgn lupa dicantumin link sumbernya ya :D terima kasih
    @Ady Alkalimas : Salam kenal juga, terima kasih sudah mampir
    @MIG Data : Belum pernah dengar tentang grombyang :(

    BalasHapus
  7. jhahahahahahaha keyelnya mba kasmunah arkomas

    BalasHapus